5 / 138 Reviews
679 view

7 Bulan Terbaik Untuk Liburan Ke Bali Yang Wajib Dicatat

Saat akan berencana liburan ke Bali, banyak orang selalu menanyakan mengenai kapan bulan terbaik liburan ke Bali dan tempat apa saja yang recommended untuk dikunjungi saat bulan-bulan tersebut.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut memang sangat penting untuk ditanyakan mengingat Bali mempunyai 2 musim yaitu: kemarau dan hujan. Musim ini tentunya dapat berpengaruh pada pengalaman-pengalaman yang didapat saat anda berlibur.

Bulan Terbaik Untuk Liburan Ke Bali

Berikut ini kami sudah mempunyai informasi waktu terbaik untuk mengunjungi Bali serta lengkap dengan aktivitas yang bisa anda lakukan dan tempat yang bisa anda kunjungi.

  1. Mei, Waktu Dengan Curah Hujan Yang Rendah

    Sawah Terasering Di Ubud

Pada Bulan Mei, Bali umumnya sedang mengalami musim kemarau dengan curah hujan yang paling rendah bila dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya. Sehingga, sangat cocok dipilih buat menikmati waktu liburan.

Hari-hari dengan suasana yang cerah sangat mungkin anda dapatkan di Bulan Mei. Anda dapat dengan bebas mengunjungi berbagai tempat wisata-wisata yang populer di Bali, seperti: Pura Tanah Lot, Sawah Terasering Tegalalang, dan lain sebagainya.

Lihat Disini, "Inilah Waktu Terbaik Untuk Mengunjungi Tanah Lot Bali">>>

Suasana yang cerah ini juga akan memberikan anda kesempatan untuk memperoleh hasil yang lebih baik saat ingin berselfie-ria dengan pesona keindahan alam Bali. Jadi, bisa dibilang Mei merupakan waktu yang paling direkomendasikan untuk berlibur di Bali.

  1. April – Juni, Menghabiskan Waktu Liburan di Ubud

    Kapan Waktu Terbaik ke Bali

Bagi anda yang mungkin punya rencana menghabiskan liburan di Ubud, maka sangat disarankan untuk anda mengunjungi Bali di rentangan Bulan Mei sampai Juni.

Kenapa demikian? Karena pada rentangan bulan-bulan ini banyak diadakannyannya agenda-agenda tahunan yang menarik dan meriah, seperti: festival untuk pencinta kuliner (Ubud Food Festival), festival untuk penikmat musik (Ubud Village Jazz), dan masih banyak lagi.

Lihat Disini, "Kebun Bunga Marigold Yang Instagenik dan Wajib Dikunjungi Di Bali">>>

Mendatangi festival-festival tersebut tentunya dapat membuat liburan anda akan menjadi lebih berkesan. Sebab, anda akan mendapatkan kesempatan untuk menikmati suasana pedesaan Ubud dan bercengkrama dengan masyarakat lokal.

  1. Mei – Oktober, Melakukan Aktivitas-Aktivitas Outdoor

    Aktivitas Snorkeling di Bali

Bila anda sangat ingin melakukan aktivitas-aktivitas outdoor di Bali dengan keadaan cuaca yang mendukung. Maka, anda sebaiknya memilih Bulan Mei – Oktober untuk berkunjung.

Pada rentangan bulan-bulan ini, suhu di Bali berada di kisaran 23 sampai 31 derajat celcius. Bisa dikatakan Bali sedang mengalami musim kemerau dengan curah hujan yang rendah.

Beberapa rekomendasi aktivitas-aktivitas outdoor seru yang bisa anda lakukan pada rentangan waktu tersebut, diantaranya:

  • Mendaki di Gunung Batur
  • Naik ATV di Pedesaan Ubud
  • Naik Gajah di Desa Taro
  • Naik Kuda di Pantai Saba
  • Arum Jeram (Rafting) di Sungai Ayung
  • Surfing di Pantai Kuta
  • Snorkeling Pantai Amed
  • Canyoning di Spot-Spot Tersembunyi

Beberapa aktivitas-aktivitas di atas sangat wajib untuk anda masukan daftar liburan, karena ada banyak keseruan yang bisa dapatkan di sana.

Lihat Disini, "Sensasi Makan Siang Menghadap Gunung Agung di Mahagiri Restaurant">>>

  1. Juli – Oktober, Menyaksikan Festival Layang-Layang

    Festival Layang Layang di Bali

Di rentangan Bulan Juli – Oktober, masyarakat Bali biasanya menyelenggarakan festival layang-layang tahunan. Biasanya berlokasi di Pantai Padang Galak dan Pantai Mertasari, Sanur.

Festival layang-layang ini telah berlangsung tahun 1979 dan diikuti oleh para pencinta layang-layang dari berbagai daerah di Bali. Layang-layang yang dilombakan biasanya layang-layang tradisional dan layang kreasi.

Untuk layang-layang tradisional umumnya berupa wujud Layangan Jangan, Layangan Bebean, dan Layangan Pecuk. Ukurannya pun juga tidak tanggung-tanggung, mulai dari 3 – 10 meter (ada juga dengan ukuran yang lebih besar). Diperlukan 5 orang dewasa untuk dapat menerbangkan dan mengendalikan satu layang-layang ini.

Lihat Disini, "Walter Spies, Pelukis Jerman Yang Memperkenalkan Bali Ke Mata Dunia">>>

  1. Oktober, Berlibur di Kuta

    Sunset di Pantai Kuta Bali

Barangkali tempat yang ingin anda kunjungi saat liburan adalah Kuta. Maka, disarankan untuk anda memilih Bulan Oktober untuk waktu berkunjung dan menghabiskan liburan.

Pada bulan ini, anda tidak hanya dapat menikmati pesona alam dari Pantai Kuta tetapi juga menyaksikan karnaval tahunan yang diadakan dengan sangat meriah.

Kuta Karnaval rutin digelar pemerintah sejak tahun 2003 pasca bom Bali yang menurunkan jumlah wisatawan yang datang. Berbagai acara yang ikut memeriahkan karnaval ini adalah Bali Art, food festival, dan fashion carnival.

Lihat Disini, "Blanco Renaissance, Museum Bergaya Bali dan Eropa di Ubud">>>

Jadi tidak mengherankan, agenda tahunan ini kini menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu baik oleh wisatawan lokal maupun wisatawan internasional.

  1. Januari – Februari, Mengunjungi Destinasi Indoor

    Waktu Terbaik Berkunjung ke Bali

Pada rentangan Bulan Januari – Februari, Bali biasanya mengalami curah hujan yang lebih tinggi dari dibandingkan bulan-bulan lainnya. Sehingga, kurang cocok untuk melakukan aktivitas-aktivitas outdoor, karena hujan bisa turun sewaktu-waktu.

Meskipun begitu, bukan berarti Bulan Januari – Februari ini tidak baik untuk waktu berlibur. Faktanya, ada banyak destinasi indoor menarik yang dapat anda kunjungi tanpa harus mengkhawatirkan turunnya hujan.

Lihat Disini, "5 Tips Aman Dari Monyet Nakal Saat Berkunjung Ke Pura Uluwatu">>>

Beberapa destinasi indoor tersebut seperti museum-museum bersejarah, galeri seni, restoran dan kafe. Jadi, anda dapat mempeoleh liburan berkesan walaupun di musim hujan.

  1. Maret, Menikmati Keheningan Nyepi Dan Festival Ogoh-Ogoh

    Liburan Saat Hari Raya Nyepi

Bulan Maret dapat dikatakan sebagai bulan yang istimewa di Bali. Pasalnya bulan ini merupakan pergantian tahun baru berdasarkan Kalender Caka yang digunakan oleh masyarakat Bali.

Berbeda dengan perayaan tahun-tahun baru lainnya, perayaan Tahun Baru Caka ini justru dirayakan dengan suasanan hening dan tenang (Nyepi). Dimana masyarakat tidak akan menyalakan lampu, api, dan tidak keluar rumah selama Hari Raya Nyepi.

Berlibur pada saat Hari Raya Nyepi tentunya akan memberikan anda pengalaman yang berbeda dan berkesan. Mengingat perayaan ini hanya dapat anda temui di Bali.

Satu hari sebelum Hari Nyepi merupakan Pengerupukan, dimana masyarakat Bali akan mengadakan pawai ogoh-ogoh di masing daerah-daerah.

Lihat Disini, "Cari Arti Nama Bali Beserta 30 Inspirasi Nama Bayi Penuh Makna">>>

Ogoh-ogoh ini umumnya memiliki wujud raksasa yang menyeramkan dan dibuat dari bahan anyaman bambu. Pawai Ogoh-Ogoh ini diadakan dengan tujuan menetralisir kekuatan-kekuatan yang bersifat negatif (Bhuta Kala).

Nah, itulah beberapa bulan terbaik untuk berlibur ke Bali. Dari bulan – bulan tersebut, mana waktu yang tepat untuk berlibur menurut anda?