UBUDIAN

Home Wisata Sawah Terasering 7 Fakta Menarik Tentang Sawah Terasering Tegalalang Bali
     5 / 146 Reviews
1043 view

7 Fakta Menarik Tentang Sawah Terasering Tegalalang Bali

Selain Jatiluwih, Pulau Bali masih banyak menyimpan sawah terasering yang menakjubkan. Salah satu adalah Sawah Terasering Tegalalang Bali.

Sawah Terasering ini berlokasi tidak jauh dari pusat keramaian di Ubud. Untuk anda yang masih penasaran dengan wisata sawah terasering ini, mari simak langsung di bawah ini.

  1. Sawah Unik Dengan Bentuk Berundak-Undak

    Wisata Sawah Terasering Tegalalang Ubud
    Wisata Sawah Terasering Tegalalang Ubud

Sawah Terasering Tegalalang atau Sawah Ceking ini merupakan tempat wisata populer saat ini di Ubud. Tempat dimana banyak wisatawan menghabiskan waktu selama liburan di Bali.

Sawah unik dengan bentuk berundak-undak menjadi tempat favorit untuk mendapatkan foto dengan latar belakang yang menakjubkan.

Seperti halnya Jatiluwih, sawah di Tegalalang ini memiliki pemandangan yang mempesona dan memikat mata. Sawah disini nampak begitu unik di atas formasi seperti tangga raksasa dari kejauhan.

Selan itu, disini juga banyak terdapat pohon kelapa di beberapa titik di antara pemisah-pemisah sawah. Sehingga menawarkan suasana yang cukup sejuk untuk anda ingin menjelajahi area persawahan.

Lihat Disni, "Inilah Waktu Terbaik Untuk Berkunjung Ke Pura Lempuyang">>>

  1. Sekitar 25 Menit Dari Pusat Ubud

    Lokasi Wisata Terasering Tegalalang
    Lokasi Wisata Terasering Tegalalang

Seperti yang sudah disinggung di atas, lokasi Sawah Terasering Tegalalang Bali ini berlokasi dekat Ubud. Tepatnya berada di Jalan Raya Tegalalang, Kapupaten Gianyar.

Lokasinya bisa anda tempuh dengan waktu sekitar 25 menit dari Pusat Ubud (Puri Saren). Ada rute 2 yang bisa anda pilih yaitu: dengan melalui Jalan Sri Wedari atau Jalan Andong lurus ke utara (Sebelah Utara Patung Arjuna Peliatan).

Bila anda berangkat mulai dari area luar Ubud, perkiraan waktu tempuh sebagai berikut.

  • Sekitar 1 Jam 18 menit (32 Kilometers) dari Denpasar
  • Sekitar 1 jam 33 menit (46 Kilometers) dari Bandara Ngurah Rai, Kuta, Seminyak
  • Sekitar 1 jam 48 menit (50 Kilometers) dari Jimbaran, Pecatu

Note: perkiraan waktu di atas mungkin berbeda sesuai dengan trafik lalu lintas saat itu.

Untuk menjangkau objek wisata ini, anda dapat menggunakan sepeda motor atau mobil. Akses jalan cukup mudah. Atau sebagai alternatifnya, anda dapat menyewa layanan transportasi yang mudah ditemukan daerah dekat wisata.

Lihat Disni, "Liburan ke Pura Ulun Danu Beratan? Baca Ini Terlebih Dahulu!">>>

  1. Recommended Untuk Yang Sedang Low Budget

    Pemandangan Sawah Tegalalang Dari Atas
    Pemandangan Sawah Tegalalang Dari Atas

Meskipun objek wisata ini mempunyai pemandangan yang indah dan menakjubkan, namun bukan berarti anda harus mengeluarkan budget untuk biaya tiket masuk.

Anda cukup merogoh koceh Rp 10.000 untuk tiket masuk dan Rp 5.000 untuk biaya parkir mobil. Harga ini memang sangat cukup murah untuk pemandangan yang begitu memikat mata.

Lihat Disni, "Handara Gate, Spot Wisata Yang Instagramable di Bali Utara">>>

  1. Buka Setiap Hari Mulai Dari Jam 7 Pagi

    Sawah Berundak Tegalalang
    Sawah Berundak Tegalalang

Saat berlibur di Bali, anda dapat memutuskan kapanpun untuk berkunjung sebab objek wisata ini dibuka setiap hari termasuk di hari libur (kecuali Hari Raya Nyepi).

Dibuka mulai dari jam 7 pagi hingga 6 sore. Sehingga, anda punya banyak waktu untuk menghabiskan liburan di sana atau anda juga dapat mengunjungi wisata-wisata di Ubud setelah di Tegalalang ini.

Lihat Disni, "Tempat Wisata ATV Di Bali – Rekomendasi Liburan Keluarga">>>

  1. Suasana Pagi Lebih Menenangkan

    Petani Lokal Di Sawah Tegalalang Ubud
    Petani Lokal Di Sawah Tegalalang Ubud

Untuk mendapatkan pengalaman terbaik, anda dapat mengunjungi Sawah Tegalalang di awal pagi sebagaimana wisata baru buka.

Di pagi hari, suasana disini menenangkan dengan udara pagi yang sejuk hangatnya sinar mentari. Ini waktu yang tepat untuk anda menjelajah area persawahan.

Bila anda tidak mempunyai waktu di pagi, anda dapat berkunjung di sore hari sebagai alternatif untuk mendapatkan suasana yang lebih teduh dan tenang.

Hindari untuk datang siang hari karena objek wisata biasanya agak ramai wisatawan dan juga suasana di sekitar agak lebih panas sehingga kurang tepat untuk menjelajah.

Lihat Disni, "Bebek Tepi Sawah, Restoran Cozy Dengan Menu Crispy Duck Yang Lezat di Ubud">>>

  1. Ada Wahana Ayunan Yang Mendebarkan

    Ayunan Mendebarkan Di Sawah Tegalalang Ubud
    Ayunan Mendebarkan Di Sawah Tegalalang Ubud

Selain menjelajahi sawah terasering, anda juga dapat mencoba ayunan yang mendebarkan dekat persawahan.

Ayunan ini berbeda dengan ayunan yang mungkin sering lihat di taman anak-anak. Ayunan menggantung sekitar 15 meters di atas pohon.

Rasanya cukup mendebarkan ketika pertama kali naik mirip seperti tempat duduk yang membawa anda terbang.

Lihat Disni, "Fakta Menarik Dibalik Arti Nama-Nama Depan Orang Bali">>>

  1. Banyak Tempat Makan Dan Toko Souvenir

    D Alas Warung
    Rekomendasi Tempat Makan Dekat Tegalalang

Di dekat wisata sawah terasering ini, anda bisa menemukan banyak tempat makan atau restoran untuk anda beristirahat dan mengisi perut setelah lelah menjelajahi sawah terasering.

Beberapa restoran disini juga menyediakan tempat makan yang menghadap langsung ke pemandangan sawah terasering. Sehingga, anda dapat mendapatkan pengalaman makan siang yang tak terlupakan.

Lihat Disni, "5 Tips Aman Dari Monyet Nakal Saat Berkunjung Ke Pura Uluwatu">>>

Setelah itu, anda dapat berkeliling di toko – toko souvenir untuk mencari tas atau aksesoris unik yang berlokasi dekat tempat parkir sebelum memutuskan untuk pulang.

Share To :