UBUDIAN

Home Seni & Budaya 9 Karakteristik Khas Kopi Kintamani dari Bali - Ubudian
     5 / 10 Reviews
774 view

9 Karakteristik Khas Kopi Kintamani dari Bali - Ubudian

Kopi Bali terkenal akan cita rasa yang khas. Anda tentu tidak seharusnya melewati minuman berkafein ini selama liburan. Dengan aroma dan cita rasanya yang nimkat tentu akan menawarkan pengalaman tersendiri untuk anda selama liburan.

Nah, sebelum mencoba mencicipinya, tidak ada salahnya untuk anda mengenal lebih jauh mengenai Kopi Bali ini.

Kopi Bali Dengan Cita Rasanya Yang Khas

Untuk informasi lebih lengkap mengenai kopi dari Bali ini, anda bisa langsung mengklik daftar di bawah ini.

  1. Daerah Penghasil Kopi di Bali
  2. Sejarah Kopi Bali
  3. Karakteristik Kopi Bali Kintamani
  4. Proses Penanaman Kopi Bali
  5. Teknik Penggilingan Kopi Bali
  6. Proses Penyajian Kopi Bali
  7. Cara Penyeduhan Kopi Dengan Metode V60
  8. Tips Memilih Biji Kopi Mentah (Green Bean) Yang Baik
  9. Manfaat Minum Kopi Arabika

Daerah Penghasil Kopi di Bali

Daerah Penghasil Kopi di Bali
Daerah Penghasil Kopi di Bali

Selain memiliki banyak tempat wisata, Bali juga ternyata dikenal memiliki beberapa daerah sebagai penghasil kopi dengan kualitas yang baik. Beberapa daerah tersebut adalah Pupuan, Banyuatis, dan Kintamani.

  1. Pupuan

    Desa Pupuan Bali
    Desa Pupuan Bali

Pupuan merupakan sebuah Kecamatan yang berlokasi di Kabupaten Tabanan. Beberapa Desa penghasil kopi dengan kualitas yang baik di kecamatan ini, yakni: Desa Munduk Temu dan Desa Pupuan.

Jenis kopi yang dihasilkan di daerah Pupuan ini adalah Robusta (Robusta Coffee). Cara pengelohannya masih menggunakan cara sederhana yaitu: masih menggunakan kayu bakar.

  1. Banyuatis

    Desa Banyuatis
    Desa Banyuatis

Banyuatis merupakan sebuah desa yang berlokasi di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Menjadi salah satu sentra penghasil kopi yang nikmat di Bali.

Jenis kopi yang dihasilkan disini juga sama dengan di Pupuan, yaitu Robusta (Robusta Coffee). Untuk pengelohannya menggunakan mix tradisional dan modern.

  1. Kintamani

    Desa Kintamani Bali
    Desa Kintamani Bali

Kintamani merupakan daerah dataran tinggi yang berlokasi di Kabupaten Bangli. Berada di ketinggian sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut (mapl). Kawasan ini didominasi oleh pemanfaatan hutan, tegalan, dan perkebunan seperti: jeruk dan kopi.

Jenis kopi yang dihasilkan disini adalah Arabika (Arabica Coffee), yang dianggap lebih bermutu dibandingkan dengan jenis kopi robusta. Hal inilah membuat Kopi Kintamani menjadi produk kopi lebih populer.

Beberapa nama objek wisata populer yang juga bisa anda jumpai disini, yaitu: Gunung Batur dan Danau Batur. Beberapa pelaku usaha juga ada banyak yang menyediakan spot dimana anda bisa menikmati kopi sambil menyaksikan keindahan Gunung Batur dan Danau Batur.

Lihat Disni, "Hal Yang Anda Perlu Ketahui Tentang Pura Ulun Danu Beratan">>>

Sehingga, tidak mengherankan jika Kawasan Kintamani ini sangat terkenal saat ini di kalangan wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Sejarah Kopi Bali

Sejarah Kopi Bali
Sejarah Kopi Bali

Menurut sumber-sumber bibliografi, penanaman kopi di Pulau Bali sudah mulai sejak dua abad yang lalu tepatnya sekitar tahun 1800-an.

Hal ini tercantum dalam buku yang berjudul Verslag over de Koffiecultuur in Amerika, Azie en Afrika (Laporan tentang Budidaya Kopi di Amerika, Asia, dan Afrika) yang merupakan karya dari KF. van Delden Laerne (1885).

Dalam buku tersebut, disebutkan bahwa pada tahun 1852 telah dilakukan pengeksporan kopi Arabika dari Jawa sebanyak 10.377 picols dari Jawa. Yang mana kopi tersebut berasal dari Bali dan Palembang. Namun, belum diketahui jelas berapa banyak jumlah dari kopi yang dikirim dari Bali maupun Palembang.

Lihat Disni, "4 Fakta Yang Jarang Diketahui Tentang Kain Hitam Putih Bali">>>

Seiring berjalannya waktu, kopi Bali ini mulai dikenal oleh kalangan luas khususnya para wisatawan yang sedang liburan di Bali. Bahkan, sekarang sangat mudah dijumpai tempat yang menyedikan oleh-oleh Kopi khususnya di Kintamani dan Ubud.

Karakteristik Kopi Bali Kintamani

Karakteristik Kopi Bali Kintamani
Karakteristik Kopi Bali Kintamani

Kopi Bali yang berasal dari Kintamani tergolong dalam jenis kopi Arabika (Arabica Coffee). Karakteristik yang membuatnya berbeda dengan produk kopi lainnya adalah rasa asamnya yang segar seperti jeruk (citrusy).

Banyak yang bertanya-tanya mengapa Kopi Kintamani bisa ini memiliki cita rasa asam seperti jeruk. Itu dikarenakan kebiasaan para petani setempat menanam tanaman jeruk di lahan dekat perkebunan kopi.

Untuk bodynya tergolong medium dan menghasilkan aroma yang sangat kuat dan manis. Ukuran green beannya sendiri bisa dibilang lebih besar dari jenis arabika pada umumnya.

Saat diminum Kopi Kintamani ini tidak meninggalkan bekas (aftertaste) di mulut. Tidak memiliki rasa rempah (spice) seperti halnya pada jenis produk kopi lainnya di Indonesia. Sehingga, sangat cocok untuk anda yang tidak menyukai rasa pahit.

Lihat Disni, "2 Jenis Transmisi Kendaraan Dalam Petualangan ATV di Bali">>>

Berdasarkan karakteristiknya di atas, hal inilah yang menjadi alasan utama mengapa kopi Bali ini sekarang menjadi salah satu komoditas ekspor andalan Indonesia. Kopi dari Bali ini sudah diekspor ke berbagai Negara seperti: Eropa, Jepang, dan Australia.

Proses Penanaman Kopi Bali

Proses Penanaman Kopi di Kintamani
Proses Penanaman Kopi di Kintamani

Selain memiliki rasa yang khas, Kopi Kintamani juga memiliki hal unik lainnya yaitu: proses penanamannya yang menggunakan Sistem Irigasi Subak.

Subak ini merupakan sistem pengairan untuk sawah dan perkebunan yang sudah ada secara turun-temurun dari masyarakat Bali. Sistem pengairan ini terbukti efektif untuk menyelesaikan permasalahan pada bidang pertanian.

Disamping itu, para petani juga membuat kesepakatan untuk tidak menggunakan bahan kimia berbahaya baik berupa pupuk ataupun pestisida untuk menjaga kualitas hasil pertanian.

Lihat Disni, "Inilah 4 Fakta Unik Tentang Desa Trunyan Yang Penuh Misteri">>>

Hampir semua daerah di Bali memiliki Organisasi Subak masing-masing lengkap dengan Puranya yang biasa disebut Pura Ulun Carik. Setiap organisasi ini memiliki sanksi – sanksi adat tersendiri dan dipimpin oleh seorang pemimpin yang disebut Pekaseh.

Dalam aktivitas pertanian atau perkebunan, semua petani dalam suatu organisasi Subak diwajibkan menaati aturan-aturan yang telah ditetapkan.

Bila ada permasalahan terkait aktivitas pertanian, biasanya para petani akan mengadakan rapat yang dipimpin oleh Pekaseh.

Teknik Penggilingan Kopi Bali

Teknik Penggilingan Kopi Kintamani
Teknik Penggilingan Kopi Kintamani

Sebagian besar produsen kopi di Kintamani dari dulu menerapkan metode full wash. Hal ini tentunya berbeda dengan jenis Kopi Arabika Sumatera yang menggunakan metode semi wash.

Sementara untuk para produsen kecil atau petani-petani lokal, lebih memilih menggunakan metode natural process dan honey process.

Lihat Disni, "Tempat Wisata ATV Di Bali – Rekomendasi Liburan Keluarga">>>

Seperti yang mungkin anda sudah tahu, setiap metode penggilingan akan menghasilkan karakter rasanya tersendiri. Untuk metode dengan full wash ini, menawarkan kopi yang bersih dengan tingkat keasaman (acidity) yang lebih tinggi.

Proses Penyajian Kopi Bali

Proses Penyajian Kopi Kintamani
Proses Penyajian Kopi Kintamani

Untuk penyajiannya, ada dua metode yang bisa anda lakukan untuk dapat menikmati Kopi Kintamani Bali ini, yakni: Kopi Tubruk dan metode penyeduhan V60.

Kopi tubruk ini bisa dibilang sebagai teknik penyeduhan kopi yang khas dari Indonesia. Caranya cukup mudah yaitu dengan mencampurkan kopi dengan gula secukupnya, lalu diseduh dengan air panas. Di Bali sendiri, kopi tubruk ini lebih dikenal dengan istilah Kopi Selem atau kopi hitam.

Minuman kopi tubruk ini biasanya sangat mudah dijumpai di warung atau pedagang kaki lima di Bali. Masyrakat Bali biasanya menikmati kopi di pagi hari dengan ditemani jajan tradisional yang khas, seperti: Laklak, Sumping, dan Godoh.

Lihat Disni, "4 Fakta Menarik Tentang Tradisi Sabung Ayam di Bali">>>

Sementara untuk penyeduhan V60, merupakan teknik dengan menuangkan air panas di atas bubuk kopi secara perlahan dan melingkar. Penyeduhan ini akan mengeluarkan semua karakter rasa dari kopi dengan sempurna.

Penyajian kopi dengan metode v60 ini umumnya mudah untuk dijumpai di kedai-kedai kopi.

Cara Penyeduhan Kopi Dengan Metode V60

Cara Penyeduhan Kopi Kintamani Dengan Metode V60
Cara Penyeduhan Kopi Kintamani Dengan Metode V60

Metode V60 ini terdiri dari beberapa alat diantaranya gelas V60 dripper, thermometer (untuk mengecek suhu air), pemanas air, dan kertas filter V60.

Bagi anda yang penasaran gimana cara penyeduhan Kopi Kintamani dengan metode V60 secara lengkap, silahkan langsung simak di bawah ini.

  1. Pertama-tama, siapkan kertas filter V60 yang akan digunakan.
  2. Lipatlah kertas filter tersebut membentuk sebuah kerucut terbalik, dan letakan di atas gelas V60 dripper.
  3. Tuangkan sedikit air panas di atas kertas filter tadi (agar aroma kertas tidak tercampur ke kopi).
  4. Buanglah air bekas tuangan tadi hingga bersih.
  5. Siapkan biji kopi dan giling medium (tidak terlalu halus daan tidak terlalu kasar).
  6. Setelah jadi bubuk, taruhlah gilingan kopi di atas kertas filter.
  7. Selanjutnya, tuangkan air panas secara perlahan dengan gerakan melingkar (sekitar 2 – 3,5 menit). Dalam gerakan satu lingkaran, diamkan sejenak untuk memastikan air telah diserap dengan baik oleh kopi.

Dalam menerapkan metode v60 ini, pastikan suhu air yang anda gunakan tidak terlalu panas. Suhu yang direkomendasikan sekitar 90°C.

Bila air yang digunakan terlalu panas, akan membuat hasil seduhan kopi tidak maksimal. Ini alasan mengapa alat thermometer sangat diperlukan dalam metode V60 ini.

Khusus untuk rasio perbandingan kopi dan air, pada umumnya menggunakan takaran dengan rasio 1 banding 15.

Misalnya, bila kopi yang anda gunakan sekitar 15 gram maka takaran air yang disarankan adalah 250 gram. Atau bila kopi yang digunakan 20 gram maka takaran airnya menjadi sekitar 300 – 350 gram.

Lihat Disni, "3 Tempat Jalan Jalan Di Ubud Dengan Pemandangan Alam Indah">>>

Nah, yang tidak kalah penting usahakan adalah usahakan tidak memperpanjang waktu saat penuangan airnya. Sebab, kopi yang bisa dihasilkan akan berpotensi over-extraction dan rasanya menjadi lebih pahit.

Kopi yang baik dan ideal biasanya memiliki rasa manis, pahit, dan asam yang seimbang.

Tips Memilih Biji Kopi Mentah (Green Bean) Yang Baik

Tips Memilih Biji Kopi Mentah Yang Baik
Tips Memilih Biji Kopi Mentah Yang Baik

Bagi anda yang sedang mencari produk Kopi Bali yang baik dan berkualitas. Intip beberapa tips memilih biji kopi mentah (green bean) di bawah ini.

  1. Pilihlah di Wilayah Pegunungan Tinggi

Pilihlah kopi yang ditanam di wilayah pegunungan tinggi. Sebab, produk kopi arabika terbaik atau jenis kopi lainnya biasanya berasal dari perkebunan di daerah tinggi. Untuk kopi Kintamani sendiri, itu umunya sudah memiliki kualitas yang baik karena ditanam di daerah dataran tinggi.

  1. Kenali Kualitas Biji Kopi Yang Baik

Untuk mengenali apakah kualitas biji kopi yang anda beli itu baik atau tidak. Biasanya bisa langsung dilihat dari biji kopi itu sendiri, biji kopi yang baik memiliki bentuk yang utuh, kering, dan tidak berbau apek

  1. Temukan Penjual Kopi Terpercaya

Bila anda membeli dari distributor (tidak dari produsen langsung), temukan penjual kopi terpercaya. Sekarang sangat mudah menjumpai toko kopi online, namun pastikan untuk anda selalu mengecek testimoni atau rating toko sebelum membeli.

Lihat Disni, "Inilah 2 Etika Dalam Memberi Uang Tip Untuk Driver di Bali">>>

Harga Kopi Kintamani Bali berkisar mulai dari Rp 50.000 sampai dengan Rp 200.000 (tergantung dari kualitas dan ukuran berat).

Manfaat Minum Kopi Arabika

Manfaat Minum Kopi Arabika
Manfaat Minum Kopi Arabika

Seperti yang disebutkan di atas, Kopi Kintamani termasuk dalam jenis Kopi Arabika (Arabica Coffee). Jenis kopi Arabika ini mengandung asam panotetenat, mangan, kalium, riboflavin, niasin, dan magnesium.

Sehingga, tidak hanya memberikan kenikmatan saat diminum namun kaya akan manfaat yang baik untuk tubuh. Beberapa manfaatnya adalah sebagai berikut.

  1. Menjaga Stamina Dan Meningkatkan Mood

Minum kopi arabika ini sangat ampuh untuk menjaga stamina dan meningkatkan mood. Kafein yang terkandung di dalamnya dapat meningkatkan kinerja otak, kewaspadaan, dan konsentransi. Hal ini tentunya sangat bermanfaat untuk anda yang harus lembur berkerja.

  1. Mencegah Penurunan Daya Kognitif

Minum kopi dalam dosis yang cukup juga dapat memberikan positif untuk kemampuan kognitif. Kafein  ini dapat menghambat penurunan kemapuan kognitif dan memori yang biasa dialami oleh orang setelah usia 40 tahun ke atas.

  1. Menjaga Kesehatan Jantung

Kebiasaan minum kopi dapat menurunkan 8% resiko serangan jantung, 7% resriko stroke, dan 5% resiko jantung koroner lebih rendah dibanding dengan orang yang tidak minum kopi. Tentunya ini, merupakan kabar yang mengembirakan untuk anda para pencinta kopi.

  1. Mencegah Sel Kanker

Beberapa penelitian mengatakan bahwa kopi menurunkan resiko serangan kanker seperti: kanker prostat, kanker hati, kanker endometrium, kanker mulut, dan kanker tenggorokan.

Ini dikarenakan, kopi yang diseduh dari biji kopi asli mengandung antioksidan yang melimpah dan mampu mencegah tumbuh sel kanker.

  1. Mencegah Batu Ginjal

Penumpukan mineral merupakan merupakan penyebab utama dari pertumbuhan batu ganjal. Kebiasaan minum kopi juga dikatakan dapat menurunkan resiko terbentuknya batu ginjal ini. Kafein dalam kopi arabika ini dapat menghambat pertumbuhan batu ginjal akibat penumpukan mineral ini.

Nah, itulah beberapa manfaat baik dari kopi arabika untuk kesehatan tubuh bila dikonsumsi dengan takaran yang tepat. Sekarang, anda tidak perlu ragu lagi untuk memulai kebiasaan ngopi.

Share To :