5 / 10 Reviews
287 view

Aturan Pakaian Adat Ke Pura, Wajib Diketahui Saat Berlibur Ke Bali

Sebagian besar masyarakat Bali merupakan pemeluk Agama Hindu. Maka tidak heran ketika mengunjungi Bali, kita akan melihat banyak sekali tempat suci pura di Pulau Dewata ini.

Hampir di setiap desa di Bali, terdapat satu komplek pura yang mana bisanya terdiri dari: Pura Dalem, Pura Puseh, dan Pura Desa.

Semua pura – pura tentunya merupakan tempat yang sangat disucikan dan dijaga dengan baik oleh masyarakat Hindu di Bali.

Pakaian Adat Khas Bali

Oleh karena itu, setiap orang khususnya para wisatawan hendaknya wajib mengetahui aturan pakaian adat ketika berkunjung ke pura-pura yang ada di Bali.

Lihat Disini, "Aturan Pakaian Adat Ke Pura, Wajib Diketahui Saat Berlibur Ke Bali">>>

Apa Sajakah Aturan Berbusana Saat Mengunjungi Pura Di Bali?

Masyarakat Hindu Yang Sedang Bersembahyang di Pura

Dalam busana adat Bali, para pria dan para wanita memiliki jenis pakaian yang hampir mirip yaitu: kamen dan selendang.

Kamen atau juga dipanggil sarong merupakan kain yang melilit di dari pinggang sampai mata kaki. Untuk pria biasanya terdapat lipatan di bagian depan, dan para wanita hanya dililitkan biasa.

Kain Tradisional Khas Desa Tenganan

Lihat Disini, "Inilah Trik Foto Dibalik Keindahan Gerbang Surga di Pura Lempuyang">>>

Untuk busana adat yang lengkap, pakian adat pria juga biasanya juga terdapat Udeng dan Saput. Udeng merupakan kain yang diikatkan di kepala, sementara saput merupakan kain yang dililitkan biasa di luar kamen.

Sementara busana lengkap wanita, hanya memakai kamen, selendang, dan juga kebaya khas Bali. Untuk selendang, biasanya akan diikatkan di bagian pinggang tepatnya di bagian luar baju kebaya.